
Borneo FC menunjukkan performa meyakinkan saat menjamu Arema FC dalam lanjutan Liga 1. Bermain dengan tempo tinggi dan efektivitas luar biasa, Pesut Etam sukses mengamankan kemenangan 3-1. Hasil ini menjadi bukti konsistensi Borneo dalam menjaga intensitas permainan sepanjang 90 menit.
Sejak awal laga, Borneo FC langsung tampil agresif. Mereka tidak memberi kesempatan Arema untuk menguasai ritme pertandingan. Tekanan tinggi di lini tengah membuat tim tamu kesulitan membangun serangan dari bawah. Strategi tersebut langsung membuahkan hasil cepat.
Baru memasuki menit ke-7, Caxambu berhasil membuka keunggulan untuk Borneo FC. Gol tersebut lahir dari situasi serangan cepat yang memanfaatkan kelengahan lini belakang Arema. Penyelesaian yang tenang membuat Borneo unggul lebih dulu dan semakin percaya diri dalam mengontrol jalannya pertandingan.
Setelah unggul, Borneo tidak mengendurkan tekanan. Justru mereka semakin intens menekan pertahanan Arema. Pergerakan dinamis di sektor sayap dan kombinasi umpan pendek membuat Arema lebih banyak bertahan di area sendiri.
Gol kedua akhirnya tercipta pada menit ke-26 melalui Juan Villa. Gelandang kreatif tersebut memanfaatkan ruang kosong di depan kotak penalti dan melepaskan tembakan terukur yang gagal diantisipasi penjaga gawang. Skor 2-0 membuat Borneo semakin nyaman dalam memainkan tempo.
Arema mencoba bangkit dengan meningkatkan intensitas serangan. Mereka mulai berani melakukan pressing lebih tinggi dan beberapa kali mencoba melepaskan tembakan dari luar kotak penalti. Namun, solidnya pertahanan Borneo membuat peluang-peluang tersebut belum membuahkan hasil.
Menjelang akhir babak pertama, Borneo kembali menambah keunggulan. Juan Villa mencetak gol keduanya pada menit ke-42 melalui skema serangan terorganisir yang memperlihatkan kualitas kerja sama tim. Gol ini menjadi pukulan telak bagi Arema sebelum turun minum. Skor 3-0 bertahan hingga jeda.
Memasuki babak kedua, Arema FC tampil lebih berani. Mereka mencoba mempercepat aliran bola dan bermain lebih terbuka demi mengejar ketertinggalan. Tekanan tersebut akhirnya membuahkan hasil pada menit ke-64 ketika Dalberto berhasil mencetak gol untuk memperkecil kedudukan menjadi 3-1.
Gol itu sempat memberi energi baru bagi Arema. Mereka terus mencoba menekan dan mencari celah di lini pertahanan tuan rumah. Namun Borneo menunjukkan kedewasaan dalam mengelola pertandingan. Mereka tidak panik dan tetap bermain disiplin dalam menjaga struktur pertahanan.
Di sisa waktu pertandingan, Borneo lebih fokus mengontrol tempo dan memanfaatkan serangan balik. Beberapa peluang tambahan sempat tercipta, tetapi tidak ada gol tambahan hingga peluit panjang dibunyikan.
Kemenangan 3-1 ini menunjukkan bahwa Borneo FC tampil lebih efektif dan matang dalam memanfaatkan peluang. Keunggulan cepat di babak pertama menjadi kunci yang memudahkan mereka mengontrol jalannya laga. Sementara Arema FC harus mengevaluasi lini pertahanan yang terlalu mudah ditembus di babak pertama.
Dengan performa seperti ini, Borneo FC kembali mempertegas status mereka sebagai salah satu tim yang patut diperhitungkan di papan atas Liga 1.