Februari 28, 2026

Pertandingan leg pertama babak play-off Liga Champions UEFA menghadirkan laga dramatis antara Club Brugge dan Atlético Madrid. Bermain dengan tensi tinggi sejak menit awal, kedua tim harus puas berbagi angka setelah duel berakhir dengan skor 3-3.

Club Brugge tampil agresif di hadapan pendukungnya. Tim asal Belgia itu menunjukkan determinasi kuat untuk menekan pertahanan Atlético Madrid yang dikenal solid. Gol pertama tuan rumah lahir pada menit ke-51 lewat Raphael Onyedika. Gelandang tersebut memanfaatkan celah di lini belakang lawan dan melepaskan tembakan yang tak mampu dihentikan penjaga gawang.

Tak berhenti di situ, Club Brugge kembali menambah keunggulan pada menit ke-60 melalui Nicolo Tresoldi. Serangan cepat yang dibangun dari sisi sayap berhasil diselesaikan dengan baik, membuat skor sementara berpihak kepada tuan rumah. Atmosfer stadion semakin bergemuruh ketika Christos Tzolis mencetak gol ketiga di menit ke-89, seolah memastikan kemenangan bagi timnya.

Namun Atlético Madrid menunjukkan mentalitas pantang menyerah. Wakil Spanyol tersebut sudah lebih dulu membuka keran gol melalui Julian Alvarez pada menit ke-8 lewat titik penalti. Eksekusi yang tenang membuat tim tamu percaya diri menghadapi tekanan.

Menjelang akhir babak pertama, tepatnya pada menit 45+4, Ademola Lookman sukses menyamakan kedudukan setelah memanfaatkan situasi di kotak penalti. Gol tersebut membuat laga kembali terbuka dan menjaga asa Atlético untuk mencuri hasil positif di kandang lawan.

Drama belum berhenti sampai di situ. Pada menit ke-79, gol bunuh diri Joel Ordóñez membuat Atlético Madrid kembali menyamakan skor. Situasi kemelut di depan gawang membuat bola justru berbelok masuk ke gawang sendiri. Skor 3-3 pun bertahan hingga peluit panjang dibunyikan.

Hasil imbang ini membuat peluang kedua tim tetap terbuka lebar untuk leg kedua. Club Brugge tentu sedikit kecewa karena sempat berada di posisi unggul menjelang akhir pertandingan. Sementara itu, Atlético Madrid bisa merasa puas karena berhasil bangkit dan menghindari kekalahan dalam laga tandang yang sulit.

Secara keseluruhan, pertandingan ini menampilkan intensitas tinggi, serangan cepat, dan mental baja dari kedua tim. Enam gol tercipta menjadi bukti bahwa duel berlangsung terbuka dan penuh determinasi. Leg kedua dipastikan akan berlangsung lebih panas karena agregat masih imbang. Siapa pun yang mampu tampil lebih efektif dan meminimalkan kesalahan di pertemuan berikutnya akan melangkah ke fase selanjutnya Liga Champions UEFA.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *