Februari 28, 2026

Atalanta menunjukkan mentalitas luar biasa saat menaklukkan Borussia Dortmund dengan skor meyakinkan 4-1 pada leg kedua babak play-off Liga Champions UEFA. Kemenangan ini memastikan wakil Italia tersebut melaju ke fase berikutnya dengan agregat tipis 4-3, sekaligus membalikkan keadaan secara dramatis di hadapan pendukungnya sendiri.

Sejak peluit awal dibunyikan, Atalanta tampil dengan intensitas tinggi. Tekanan yang mereka bangun sejak menit-menit pertama membuahkan hasil cepat. Pada menit ke-5, Gianluca Scamacca membuka keunggulan lewat penyelesaian tajam di dalam kotak penalti. Gol cepat itu langsung mengangkat kepercayaan diri tim tuan rumah sekaligus memberi tekanan besar kepada Dortmund yang datang dengan ambisi mempertahankan keunggulan agregat.

Memasuki babak pertama, pertandingan berlangsung dengan tempo cepat. Dortmund mencoba merespons melalui permainan sayap dan serangan balik, tetapi lini pertahanan Atalanta tampil disiplin. Tepat di penghujung babak pertama, Davide Zappacosta menggandakan keunggulan pada menit ke-45. Gol tersebut menjadi momentum krusial karena mengubah atmosfer pertandingan sepenuhnya berpihak kepada tim asal Bergamo.

Memasuki babak kedua, Atalanta tidak mengendurkan serangan. Mario Pašalić memperlebar keunggulan menjadi 3-0 pada menit ke-57 setelah memanfaatkan kelengahan lini belakang Dortmund. Pada titik ini, agregat berubah drastis dan membuat tim tamu berada dalam tekanan besar.

Dortmund sempat memberikan harapan ketika Karim Adeyemi mencetak gol pada menit ke-75. Gol tersebut membuat pertandingan kembali hidup dan memberi asa bagi wakil Jerman untuk mengejar ketertinggalan agregat. Namun, momentum itu tidak bertahan lama karena Atalanta tetap menjaga fokus dan kedisiplinan permainan.

Menjelang akhir laga, drama semakin terasa. Pada menit 90+8, Lazar Samardžić sukses mengeksekusi penalti dengan tenang dan memastikan skor menjadi 4-1. Gol tersebut sekaligus mengunci kemenangan dan memastikan agregat 4-3 untuk keunggulan Atalanta.

Pertandingan juga diwarnai insiden kartu merah yang menambah tensi panas di penghujung laga. Dortmund harus kehilangan pemain di masa tambahan waktu, memperburuk situasi mereka yang sudah dalam kondisi tertinggal. Situasi semakin sulit ketika satu pemain mereka kembali mendapat kartu merah di babak tambahan, membuat laga berakhir dengan tekanan berat bagi tim tamu.

Kemenangan ini menjadi bukti ketangguhan mental Atalanta di kompetisi Eropa. Mereka mampu membalikkan keadaan dengan performa agresif, efisien dalam penyelesaian akhir, serta solid dalam bertahan. Dukungan penuh suporter turut menjadi energi tambahan yang mendorong semangat para pemain sepanjang pertandingan.

Sementara itu, Dortmund harus menerima kenyataan pahit tersingkir setelah sempat berada di posisi unggul secara agregat. Kurangnya konsistensi serta beberapa momen krusial yang tidak mampu dimaksimalkan menjadi faktor utama kegagalan mereka melaju lebih jauh.

Hasil ini mempertegas reputasi Atalanta sebagai tim yang tidak bisa dipandang sebelah mata di panggung Eropa. Dengan performa impresif seperti ini, mereka berpotensi menjadi kuda hitam yang mampu menyulitkan tim-tim besar di babak selanjutnya. Para penggemar tentu menantikan sejauh mana langkah mereka akan berlanjut di Liga Champions musim ini.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *