Februari 28, 2026

Bodø/Glimt mencatatkan kemenangan mengejutkan saat menjamu Manchester City tadi malam dalam lanjutan Liga Champions UEFA. Bermain di Aspmyra Stadion, wakil Norwegia tersebut tampil agresif dan disiplin sepanjang pertandingan hingga mengakhiri laga dengan kemenangan 3-1. Hasil ini menjadi sorotan karena Manchester City datang sebagai unggulan dengan skuad bertabur pemain bintang.

Sejak menit awal, Bodø/Glimt langsung menekan tanpa ragu. Intensitas tinggi diterapkan untuk memutus aliran bola Manchester City sejak area pertahanan. Pendekatan tersebut membuat tim tamu kesulitan mengembangkan permainan seperti biasanya. Tekanan cepat dan pergerakan dinamis pemain Bodø/Glimt menciptakan beberapa situasi berbahaya di awal laga.

Gol pembuka akhirnya tercipta melalui serangan cepat yang memanfaatkan celah di lini belakang Manchester City. Keunggulan tersebut meningkatkan kepercayaan diri tuan rumah dan membuat tempo pertandingan sepenuhnya berada dalam kendali mereka. Manchester City mencoba merespons dengan meningkatkan penguasaan bola, namun sering kehilangan momentum akibat pressing ketat.

Bodø/Glimt kembali menambah keunggulan sebelum turun minum. Serangan dari sisi lapangan diakhiri dengan penyelesaian yang efektif, membuat skor berubah menjadi 2-0. Atmosfer stadion semakin hidup, sementara Manchester City terlihat kesulitan menemukan ritme permainan yang stabil.

Memasuki babak kedua, Manchester City tampil lebih agresif. Perubahan tempo dan intensitas serangan akhirnya membuahkan hasil ketika mereka berhasil mencetak gol balasan, memperkecil skor menjadi 2-1. Gol tersebut sempat memberi harapan bagi tim tamu untuk bangkit dan menguasai jalannya pertandingan.

Namun Bodø/Glimt menunjukkan mental kuat. Alih-alih bertahan total, mereka tetap berani menyerang dan menjaga intensitas permainan. Strategi ini terbukti efektif ketika gol ketiga tercipta melalui skema serangan balik cepat yang dieksekusi dengan tenang. Gol tersebut kembali mengubah momentum dan memukul mental Manchester City.

Setelah unggul 3-1, Bodø/Glimt bermain lebih disiplin dalam bertahan sambil tetap mengancam lewat transisi cepat. Manchester City terus berusaha menekan hingga menit akhir, namun rapatnya lini pertahanan tuan rumah membuat peluang yang tercipta tidak berujung gol tambahan.

Sepanjang pertandingan, perbedaan efektivitas menjadi faktor utama. Bodø/Glimt mampu memaksimalkan peluang yang didapat, sementara Manchester City gagal memanfaatkan dominasi penguasaan bola. Laga tadi malam menjadi bukti bahwa intensitas, keberanian, dan organisasi permainan dapat mengalahkan tim besar di panggung Liga Champions UEFA.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *