
Pertandingan antara Juventus dan Benfica berlangsung di Allianz Stadium, Turin, dalam lanjutan UEFA Champions League 2025–26. Juventus tampil meyakinkan di hadapan pendukung sendiri, menguasai jalannya pertandingan, dan akhirnya menang dengan skor 3-1. Kemenangan ini penting bagi Bianconeri untuk memperkuat posisi mereka di klasemen grup.
Sejak peluit pertama dibunyikan, Juventus langsung mengambil inisiatif menyerang. Tim tuan rumah memanfaatkan lini tengah yang kuat untuk mengontrol bola dan mengatur ritme permainan. Kombinasi umpan pendek dan pergerakan sayap membuat Benfica kesulitan menahan tekanan, sementara beberapa peluang tercipta dalam sepuluh menit awal.
Gol pembuka tercipta pada menit ke-12 ketika Federico Chiesa berhasil menembus lini pertahanan Benfica. Lewat pergerakan cepat dan kontrol bola yang apik, Chiesa melepaskan tembakan dari luar kotak penalti yang tidak bisa dijangkau kiper lawan. Skor menjadi 1-0, dan Juventus semakin percaya diri untuk mengembangkan permainan.
Benfica mencoba merespons dengan serangan balik cepat. Mereka beberapa kali menebar ancaman melalui sisi sayap dan tendangan jarak jauh, namun lini belakang Juventus tampil disiplin dan menutup setiap ruang berbahaya. Tekanan tuan rumah membuat tim Portugal kesulitan membangun serangan dengan rapi.
Memasuki menit ke-35, Juventus menambah keunggulan. Dusan Vlahovic menjadi pencetak gol kedua setelah memanfaatkan umpan terobosan dari lini tengah. Dengan penyelesaian tenang, bola melewati kiper Benfica dan masuk ke gawang, mengubah skor menjadi 2-0. Gol ini memperlihatkan efektivitas serangan Juventus dan kemampuan mereka memanfaatkan momen kritis.
Tidak lama kemudian, Benfica berhasil memperkecil ketertinggalan melalui sebuah gol dari situasi bola mati. Pemain depan memanfaatkan kebingungan di kotak penalti Juventus untuk menaklukkan kiper dan membuat skor menjadi 2-1. Gol ini sempat memberi harapan bagi Benfica untuk kembali dalam pertandingan, namun Juventus tetap tenang dan mengatur ulang strategi.
Babak kedua dimulai dengan Juventus kembali menguasai permainan. Tekanan terus diberikan melalui kombinasi umpan cepat dan serangan sayap. Gol ketiga lahir pada menit ke-65, ketika Matthijs de Ligt memanfaatkan bola hasil sepak pojok dan menanduknya ke gawang. Skor menjadi 3-1, menegaskan kemenangan Juventus dan memastikan kontrol penuh di sisa pertandingan.
Sisa laga berjalan dengan Juventus tetap menjaga ritme permainan dan konsentrasi defensif. Benfica berusaha menyerang, tetapi kesulitan menembus lini belakang Juventus yang rapat dan disiplin. Hingga peluit akhir, skor 3-1 tetap bertahan, memberi Bianconeri tiga poin penting di kandang sendiri.
Kemenangan ini menunjukkan bahwa Juventus mampu memanfaatkan peluang, menjaga konsistensi, dan menunjukkan pengalaman di level Liga Champions. Skor akhir Juventus 3-1 Benfica menjadi bukti superioritas mereka di Turin.