Februari 28, 2026

Juventus tampil luar biasa saat menjamu Napoli di Allianz Stadium dalam lanjutan Serie A 2025/26. Bermain di depan publik sendiri, Bianconeri mengendalikan permainan sejak awal dan keluar sebagai pemenang dengan skor 3-0, menunjukkan performa kolektif yang solid serta efektivitas dalam memaksimalkan peluang.

Sejak peluit pertama, Juventus langsung mengambil inisiatif. Penguasaan bola lebih sering berada di kaki pemain tuan rumah, sementara Napoli terlihat kesulitan menemukan ritme permainan mereka. Kecepatan perpindahan bola dan tekanan tinggi dari Juventus membuat lini belakang tim tamu terus ditekan.

Gol pembuka datang pada menit-menit awal babak pertama saat Jonathan David memaksimalkan umpan terobosan di kotak penalti. Penyelesaian yang tenang dari David mampu mengecoh kiper Napoli dan membawa Juventus unggul 1-0. Gol ini semakin mengangkat semangat para pemain tuan rumah dan memberikan momentum penting untuk sisa pertandingan.

Napoli berusaha merespons dengan mencoba membangun serangan melalui sisi sayap dan umpan panjang ke depan. Meski beberapa kali berhasil menciptakan peluang, mereka gagal mengubah finalisasi menjadi gol berkat rapatnya pertahanan Juventus yang disiplin. Kesabaran tim tamu dalam penguasaan bola tidak cukup untuk menembus rapatnya blok pertahanan lawan.

Memasuki babak kedua, Juventus tetap tampil agresif dan tidak memberikan ruang bagi Napoli untuk berkembang. Tekanan demi tekanan terus dilancarkan, dan usaha ini akhirnya kembali berbuah gol pada menit ke-77. Kenan Yildiz menjadi pencetak gol kedua setelah menerima umpan di dalam kotak penalti dan melepaskan tembakan cukup keras yang tak mampu diantisipasi oleh penjaga gawang Napoli.

Tuan rumah tampak semakin percaya diri. Kemenangan mulai terasa dalam genggaman dan serangan tidak pernah berhenti. Pada menit ke-86, Filip Kostić menutup pesta gol Juventus dengan tendangan jarak jauh yang melesat ke sudut bawah gawang. Skor berubah menjadi 3-0, menegaskan dominasi penuh Bianconeri di laga ini.

Dalam sisa waktu pertandingan, Juventus tetap menjaga ritme permainan dan menerapkan strategi pertahanan yang solid untuk mempertahankan keunggulan. Napoli yang mencoba untuk memperkecil ketertinggalan justru kewalahan karena kehilangan bola di area berbahaya, sementara serangan balik Juventus tetap efektif hingga akhir laga.

Kemenangan ini memberikan dorongan moral besar bagi Juventus dalam persaingan untuk zona Liga Champions, sekaligus menunjukkan bahwa mereka mampu tampil konsisten di Serie A meskipun menghadapi tim kuat seperti Napoli. Sementara bagi Napoli, hasil ini menjadi refleksi bahwa mereka perlu evaluasi di sisi kreativitas serangan dan koordinasi lini belakang sebelum menghadapi pertandingan berikutnya.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *