Februari 28, 2026

Osasuna sukses menciptakan kejutan besar dengan mengalahkan Real Madrid 2-1 dalam laga La Liga yang berlangsung sengit. Bermain penuh determinasi, tuan rumah mampu memanfaatkan momentum dan tampil disiplin sepanjang pertandingan.

Gol pertama Osasuna tercipta melalui Ante Budimir pada menit ke-38 lewat eksekusi penalti yang tenang. Hadiah penalti tersebut menjadi titik balik bagi tuan rumah yang tampil percaya diri setelah unggul. Dukungan suporter semakin menambah semangat para pemain di lapangan.

Real Madrid mencoba merespons dengan meningkatkan intensitas serangan di babak kedua. Vinícius Júnior berhasil memperkecil ketertinggalan pada menit ke-73 setelah memanfaatkan kelengahan lini belakang Osasuna. Gol tersebut sempat memberikan harapan bagi tim tamu untuk menyamakan kedudukan.

Namun, Osasuna menunjukkan mentalitas kuat. Mereka tetap disiplin dalam bertahan dan sesekali melancarkan serangan balik cepat yang berbahaya. Pada menit ke-90, Raúl García mencetak gol penentu kemenangan, memanfaatkan situasi di dalam kotak penalti yang tidak terjaga dengan baik oleh pertahanan Madrid.

Kekalahan ini menjadi pukulan bagi Real Madrid yang sebelumnya diunggulkan. Meskipun mendominasi penguasaan bola, efektivitas penyelesaian akhir menjadi kendala utama. Beberapa peluang emas gagal dikonversi menjadi gol, sehingga mereka harus pulang tanpa poin.

Di sisi lain, Osasuna layak mendapatkan apresiasi atas kerja keras dan organisasi permainan yang rapi. Kemenangan ini bukan hanya soal hasil, tetapi juga menunjukkan bahwa mereka mampu bersaing dengan tim besar jika tampil fokus dan disiplin.

Tambahan tiga poin sangat berarti bagi Osasuna dalam upaya memperbaiki posisi di klasemen. Sementara itu, Real Madrid harus segera bangkit dan melakukan evaluasi agar tidak kehilangan momentum dalam persaingan gelar.

Pertandingan ini membuktikan bahwa La Liga selalu menghadirkan kejutan. Tidak ada pertandingan yang mudah, bahkan bagi tim sebesar Real Madrid. Osasuna berhasil memanfaatkan peluang dan menunjukkan bahwa determinasi bisa mengalahkan dominasi.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *