
Paris Saint-Germain menunjukkan performa kelas elite saat membantai Marseille dengan skor telak 5-0 dalam lanjutan Liga Prancis. Pertandingan yang biasanya berlangsung panas dan penuh keseimbangan justru berubah menjadi pertunjukan dominasi total dari tim tuan rumah. Sejak menit awal, PSG bermain dengan intensitas tinggi, kecepatan, serta organisasi permainan yang membuat Marseille tidak pernah benar-benar nyaman menguasai bola.
PSG langsung mengambil inisiatif serangan begitu laga dimulai. Mereka menekan dari lini depan, memaksa Marseille melakukan kesalahan dalam distribusi bola. Pola pressing tinggi ini membuat tim tamu kesulitan keluar dari tekanan. Lini tengah PSG mengontrol ritme permainan dengan umpan-umpan cepat yang terus menggerakkan pertahanan lawan. Gol pembuka lahir dari situasi di mana pertahanan Marseille kehilangan koordinasi, dan sejak momen itu pertandingan terasa condong ke satu arah.
Marseille berusaha merespons dengan permainan lebih keras dan direct, namun pendekatan tersebut justru membuka ruang di lini belakang. PSG memanfaatkan celah tersebut dengan sangat efektif. Serangan balik cepat mereka terlihat berbahaya setiap kali mendapat ruang. Keunggulan bertambah dan kepercayaan diri pemain PSG meningkat drastis.
Memasuki babak kedua, PSG tidak menunjukkan tanda melambat. Mereka tetap menjaga tempo tinggi dan disiplin dalam bertahan. Bahkan ketika kehilangan bola, para pemain cepat melakukan transisi defensif untuk menghentikan potensi serangan balik Marseille. Dominasi ini membuat tim tamu semakin frustrasi karena sulit membangun peluang bersih.
Gol demi gol terus tercipta berkat kombinasi permainan kolektif dan ketajaman penyelesaian akhir. PSG tidak hanya unggul secara teknik, tetapi juga dalam pengambilan keputusan di momen krusial. Marseille tampak kehilangan fokus seiring waktu berjalan, sementara PSG justru semakin lepas memainkan gaya menyerang mereka.
Di sisi lain, lini belakang PSG juga patut mendapat sorotan. Mereka jarang memberi ruang tembak bagi Marseille. Setiap percobaan serangan lawan bisa dipatahkan dengan disiplin posisi dan komunikasi yang baik antar pemain bertahan.
Hingga peluit akhir berbunyi, skor 5-0 tetap bertahan. Kemenangan besar ini bukan sekadar tambahan tiga poin, tetapi juga pernyataan kekuatan dari PSG. Mereka menunjukkan keseimbangan antara serangan tajam dan pertahanan solid. Sementara itu, Marseille harus melakukan evaluasi besar, terutama dalam menghadapi tekanan dan menjaga konsentrasi ketika bermain melawan tim dengan intensitas tinggi seperti PSG.