Februari 28, 2026

Pertandingan BRI Super League pada 31 Januari 2026 menghadirkan duel panas antara Malut United melawan Bhayangkara FC. Laga yang berlangsung ketat sejak menit awal ini berakhir dengan kemenangan tipis Bhayangkara FC dengan skor 2-1. Meski Malut United sempat memberikan perlawanan kuat, efektivitas tim tamu menjadi pembeda di akhir laga.

Sejak peluit pertama dibunyikan, tempo pertandingan langsung tinggi. Kedua tim sama-sama tampil agresif dan tidak ingin kehilangan momentum. Bhayangkara FC terlihat lebih berani menekan lebih dulu, memanfaatkan kecepatan lini depan mereka untuk membongkar pertahanan Malut United. Tekanan tersebut membuahkan hasil cukup cepat.

Bhayangkara FC membuka keunggulan lewat M. Sidibe pada menit ke-22. Gol ini lahir dari skema serangan cepat yang membuat lini belakang Malut United terlambat menutup ruang. Belum sempat tuan rumah menata ulang permainan, M. Sidibe kembali mencatatkan namanya di papan skor hanya satu menit berselang, tepatnya menit ke-23. Gol kedua ini membuat Bhayangkara FC unggul 2-0 dan semakin percaya diri mengontrol jalannya pertandingan.

Tertinggal dua gol, Malut United mencoba bangkit. Mereka mulai berani memainkan bola lebih lama dan membangun serangan dari sisi sayap. Upaya tersebut membuahkan hasil pada menit ke-70 melalui D. da Silva. Gol ini menjadi suntikan semangat besar bagi tuan rumah karena membuat skor berubah menjadi 1-2 dan membuka peluang untuk mengejar ketertinggalan.

Memasuki babak kedua, pertandingan sempat kembali memanas. Moises Gaucho dari Bhayangkara FC mencatatkan momen penting pada menit ke-51 dan 52, menunjukkan peran sentralnya di lini tengah dalam menjaga keseimbangan tim serta memutus serangan lawan. Bhayangkara tidak hanya bertahan, tetapi tetap berusaha mengancam lewat serangan balik cepat.

Dari sisi disiplin, laga ini juga diwarnai beberapa kartu kuning. Nilson Junior menerima kartu kuning pada menit ke-18, disusul L. Cardoso di menit ke-73, dan M. Drajad pada menit ke-81. Kartu-kartu ini menggambarkan kerasnya duel di lapangan, di mana kedua tim sama-sama tidak ingin mengalah dalam perebutan bola.

Di sisa waktu pertandingan, Malut United terus menekan demi mencari gol penyeimbang. Beberapa peluang tercipta, namun rapatnya pertahanan Bhayangkara FC serta penyelesaian akhir yang kurang maksimal membuat skor tidak berubah. Bhayangkara tampil disiplin menjaga keunggulan, terutama dalam mengamankan area pertahanan saat tekanan meningkat di menit-menit akhir.

Hingga peluit panjang berbunyi, skor tetap 1-2 untuk kemenangan Bhayangkara FC. Hasil ini menjadi modal penting bagi tim tamu untuk menjaga posisi mereka di klasemen, sementara Malut United harus mengevaluasi pertahanan mereka setelah kebobolan dua gol cepat di awal laga. Pertandingan ini membuktikan bahwa efektivitas dan fokus sejak menit awal bisa sangat menentukan hasil akhir.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *