
Liverpool menunjukkan kelasnya di panggung Eropa setelah menang telak 6-0 atas Qarabag dalam laga Liga Champions. Sejak menit awal, wakil Inggris itu langsung tampil agresif dan tak memberi ruang bernapas bagi tim tamu.
Gol pembuka lahir cepat lewat Alexis Mac Allister yang memanfaatkan celah di pertahanan lawan. Keunggulan itu membuat permainan Liverpool makin mengalir. Tekanan demi tekanan terus diberikan, memaksa Qarabag lebih banyak bertahan di area sendiri.
Dominasi tuan rumah berlanjut ketika Florian Wirtz ikut mencatatkan namanya di papan skor. Pergerakan cepat di lini tengah membuat transisi Liverpool terlihat tajam dan sulit dihentikan. Qarabag kesulitan memutus aliran bola sehingga serangan datang bergelombang.
Memasuki babak kedua, tempo permainan tak menurun. Mohamed Salah memperlebar jarak dengan penyelesaian klinis, menunjukkan insting gol yang tetap mematikan. Tak lama berselang, Hugo Ekitiké menambah penderitaan tim tamu lewat penyelesaian jarak dekat setelah situasi di kotak penalti menjadi kacau.
Mac Allister kembali mencetak gol keduanya dalam laga ini, mempertegas perannya sebagai motor serangan dari lini tengah. Kontrol permainan sepenuhnya berada di kaki Liverpool, sementara Qarabag tak mampu keluar dari tekanan panjang.
Pesta gol ditutup oleh Federico Chiesa di menit akhir pertandingan. Gol tersebut menjadi penegas betapa timpangnya laga malam itu. Kombinasi kecepatan, akurasi umpan, dan efektivitas penyelesaian membuat Liverpool tampil sangat efisien.
Sepanjang pertandingan, Qarabag berusaha bertahan dan sesekali melakukan serangan balik, tetapi rapatnya lini belakang Liverpool membuat peluang mereka tak berkembang. Perbedaan kualitas terlihat jelas, baik dari segi penguasaan bola maupun ketajaman di depan gawang.
Kemenangan besar ini jadi sinyal kuat bahwa Liverpool datang dengan ambisi serius di kompetisi Eropa. Performa kolektif tim terlihat padu, dengan banyak pemain berkontribusi langsung dalam gol. Hasil ini bukan sekadar tiga poin, tapi juga suntikan kepercayaan diri besar untuk laga-laga berikutnya.