Februari 28, 2026

Bayer Leverkusen meraih hasil penting saat bertandang ke markas Olympiakos pada leg pertama babak play-off Liga Champions UEFA. Bermain dengan disiplin dan penuh perhitungan, wakil Jerman tersebut sukses membawa pulang kemenangan 2-0 dalam laga yang berlangsung ketat.

Sejak menit awal, pertandingan berjalan dengan tempo sedang. Olympiakos yang tampil di hadapan pendukungnya sendiri mencoba mengambil inisiatif serangan lebih dulu. Namun Leverkusen menunjukkan organisasi permainan yang rapi, terutama di lini tengah dan pertahanan.

Babak pertama berlangsung cukup seimbang. Kedua tim sama-sama berusaha membangun serangan, tetapi belum mampu menciptakan peluang yang benar-benar membahayakan. Olympiakos mencoba menekan lewat pergerakan sayap, sementara Leverkusen lebih banyak mengandalkan serangan cepat dan penguasaan bola yang efektif.

Skor kacamata bertahan hingga turun minum. Meski belum ada gol tercipta di 45 menit pertama, intensitas pertandingan tetap terjaga dengan duel-duel ketat di lini tengah.

Memasuki babak kedua, Leverkusen mulai meningkatkan agresivitas. Perubahan tempo permainan mereka membuahkan hasil pada menit ke-60. Patrik Schick berhasil memecah kebuntuan lewat penyelesaian yang tenang di dalam kotak penalti. Gol tersebut menjadi titik balik pertandingan dan membuat Olympiakos tertekan.

Belum sempat tuan rumah bangkit, Leverkusen kembali menghantam. Tiga menit berselang, tepatnya menit ke-63, Patrik Schick kembali mencatatkan namanya di papan skor. Kali ini ia memanfaatkan celah di pertahanan Olympiakos dengan penyelesaian klinis yang membuat skor berubah menjadi 2-0.

Dua gol cepat dalam rentang waktu singkat tersebut benar-benar mengubah arah laga. Olympiakos mencoba merespons dengan meningkatkan intensitas serangan, tetapi pertahanan Leverkusen tampil solid dan disiplin. Setiap upaya tuan rumah selalu mampu dipatahkan sebelum menjadi ancaman serius ke gawang.

Leverkusen sendiri tidak bermain terburu-buru setelah unggul dua gol. Mereka lebih fokus menjaga keseimbangan tim dan mengontrol ritme pertandingan. Strategi tersebut terbukti efektif hingga peluit panjang dibunyikan.

Kemenangan 2-0 ini menjadi modal berharga bagi Leverkusen menjelang leg kedua. Keunggulan dua gol tanpa kebobolan tentu memberi kepercayaan diri tinggi bagi skuad asuhan mereka untuk menyelesaikan tugas di kandang sendiri.

Patrik Schick layak menjadi sorotan utama dalam pertandingan ini. Dua golnya di babak kedua menunjukkan ketajaman serta insting mencetak gol yang tajam di momen penting. Penampilan kolektif Leverkusen juga patut diapresiasi karena mampu menjaga konsistensi permainan sepanjang laga.

Dengan hasil ini, Olympiakos memiliki pekerjaan rumah besar jika ingin membalikkan keadaan di leg kedua. Mereka harus tampil lebih efektif dan memanfaatkan setiap peluang dengan maksimal.

Sementara itu, Leverkusen hanya perlu menjaga fokus dan konsistensi agar bisa mengamankan tiket ke fase berikutnya Liga Champions. Hasil ini membuktikan bahwa mereka datang dengan ambisi besar dan kesiapan matang untuk bersaing di kompetisi elite Eropa.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *