
Pertandingan penuh tensi tersaji dalam lanjutan Bundesliga ketika Bayern sukses mengamankan kemenangan 3-2 atas Eintracht Frankfurt. Duel ini menghadirkan lima gol, tekanan tanpa henti, serta drama hingga menit akhir yang membuat laga terasa begitu hidup.
Bayern langsung menunjukkan ambisi besar sejak menit awal. Bermain dengan intensitas tinggi, mereka menekan pertahanan Frankfurt melalui kombinasi serangan cepat dan penguasaan bola yang dominan. Upaya tersebut membuahkan hasil pada menit ke-16 ketika Aleksandar Pavlović berhasil membuka keunggulan. Gol itu lahir dari skema serangan terorganisir yang membuat lini belakang Frankfurt kehilangan koordinasi.
Keunggulan Bayern tidak bertahan lama tanpa respons. Frankfurt mencoba keluar dari tekanan dengan memanfaatkan kecepatan lini depan mereka. Namun sebelum tim tamu benar-benar menemukan ritme permainan, Bayern kembali menambah gol. Pada menit ke-20, Harry Kane mencatatkan namanya di papan skor. Striker andalan tersebut menunjukkan insting tajam di dalam kotak penalti dan menggandakan keunggulan menjadi 2-0.
Tertinggal dua gol membuat Frankfurt berusaha bermain lebih berani. Mereka mulai meningkatkan tempo dan mencoba membongkar pertahanan tuan rumah lewat variasi serangan dari sisi sayap. Meski beberapa peluang tercipta, skor 2-0 tetap bertahan hingga turun minum.
Memasuki babak kedua, pertandingan semakin terbuka. Bayern tidak mengendurkan tekanan dan terus mencari gol tambahan untuk mengamankan kemenangan. Hasilnya terlihat pada menit ke-68 saat Harry Kane kembali mencetak gol keduanya di laga ini. Penyelesaian yang tenang memperlihatkan kualitasnya sebagai predator di depan gawang. Skor berubah menjadi 3-0 dan Bayern tampak berada di atas angin.
Namun Frankfurt tidak menyerah begitu saja. Semangat juang mereka terlihat jelas ketika berhasil memperkecil ketertinggalan pada menit ke-77 melalui eksekusi penalti Jonathan Burkardt. Gol tersebut menjadi titik balik yang membuat laga kembali panas. Kepercayaan diri Frankfurt meningkat dan mereka terus menekan pertahanan Bayern.
Tekanan itu membuahkan hasil lagi pada menit ke-86. Arnaud Kalimuendo sukses mencetak gol kedua bagi Frankfurt setelah memanfaatkan kelengahan lini belakang tuan rumah. Skor berubah menjadi 3-2 dan membuat beberapa menit terakhir berlangsung menegangkan.
Di sisa waktu pertandingan, Bayern berusaha menjaga keunggulan dengan memperkuat lini pertahanan, sementara Frankfurt terus memburu gol penyeimbang. Atmosfer pertandingan semakin memanas dengan jual beli serangan yang terjadi hingga peluit panjang dibunyikan.
Kemenangan 3-2 ini menjadi bukti efektivitas Bayern dalam memanfaatkan peluang, terutama lewat ketajaman Harry Kane yang tampil menentukan. Sementara itu, Frankfurt patut mendapat apresiasi atas perlawanan gigih yang hampir saja menghasilkan comeback dramatis.
Laga ini menunjukkan betapa ketatnya persaingan Bundesliga, di mana keunggulan besar pun belum tentu menjamin pertandingan berjalan mudah hingga akhir.