
Pertandingan sengit tersaji saat Madura United menjamu Arema FC dalam lanjutan kompetisi Liga 1. Duel yang berlangsung dengan tensi tinggi ini berakhir imbang 2-2 setelah kedua tim saling balas gol hingga menit akhir. Laga tersebut menghadirkan drama, intensitas, serta determinasi tinggi dari kedua kubu yang sama-sama mengincar poin penuh.
Sejak peluit awal dibunyikan, Madura United tampil agresif di hadapan pendukungnya. Tekanan demi tekanan dibangun melalui skema serangan cepat dari sisi sayap. Arema FC tidak tinggal diam. Tim tamu juga memperlihatkan organisasi permainan yang rapi dengan mengandalkan transisi cepat saat merebut bola.
Gol pertama akhirnya lahir di penghujung babak pertama. Madura United berhasil memecah kebuntuan melalui Júnior Brandão pada menit 45+1. Striker asal Brasil tersebut memanfaatkan celah di lini pertahanan Arema FC dan menyelesaikan peluang dengan tenang. Gol itu membuat tuan rumah menutup paruh pertama dengan keunggulan 1-0 sekaligus meningkatkan kepercayaan diri para pemain.
Memasuki babak kedua, Arema FC langsung meningkatkan tempo permainan. Hasilnya terlihat cepat. Pada menit ke-47, Dalberto sukses menyamakan kedudukan melalui penyelesaian yang efektif di dalam kotak penalti. Gol cepat tersebut mengubah ritme pertandingan menjadi lebih terbuka karena kedua tim sama-sama berani bermain menyerang.
Tak butuh waktu lama, Arema FC kembali mencetak gol. Kali ini Joel VinÃcius mencatatkan namanya di papan skor pada menit ke-51. Skema serangan yang terbangun dengan baik membuat lini belakang Madura United kewalahan. Dalam waktu singkat, tim tamu berbalik unggul 2-1 dan membuat atmosfer pertandingan semakin panas.
Tertinggal satu gol membuat Madura United meningkatkan intensitas serangan. Mereka lebih banyak menguasai bola dan mencoba membongkar pertahanan Arema FC melalui variasi umpan pendek dan tembakan jarak jauh. Upaya tersebut akhirnya membuahkan hasil pada menit ke-88 lewat gol Mendonça. Gol penyeimbang ini lahir dari situasi yang memanfaatkan kelengahan lini belakang lawan, sekaligus menjaga asa tuan rumah untuk menghindari kekalahan.
Di sisa waktu pertandingan, kedua tim masih berusaha mencetak gol tambahan. Namun, hingga peluit panjang dibunyikan, skor 2-2 tetap bertahan. Hasil ini mencerminkan pertarungan yang seimbang, di mana masing-masing tim menunjukkan karakter dan daya juang tinggi sepanjang laga.
Bagi Madura United, tambahan satu poin ini tetap penting meski mereka sempat unggul lebih dulu. Sementara itu, Arema FC patut diapresiasi atas respons cepat mereka di awal babak kedua yang sempat membalikkan keadaan. Pertandingan ini menjadi bukti bahwa persaingan Liga 1 semakin ketat, dengan setiap tim memiliki kemampuan untuk saling mengimbangi.
Laga ini tidak hanya menyajikan empat gol, tetapi juga memperlihatkan kualitas kompetisi yang terus berkembang. Intensitas tinggi, momentum yang silih berganti, serta drama di menit-menit akhir menjadikan duel Madura United kontra Arema FC sebagai salah satu pertandingan yang layak dikenang dalam pekan ini.