April 14, 2026

COMO – Kejutan besar terjadi di pekan terbaru Serie A saat Como sukses menumbangkan tim raksasa ibu kota, AS Roma, dengan skor tipis 2-1. Pertandingan yang digelar di markas Como ini menyuguhkan drama luar biasa, di mana tim tamu harus bermain dengan 10 orang sejak pertengahan babak kedua. Kemenangan ini menjadi bukti bahwa Como bukan lagi tim yang bisa dipandang sebelah mata di kompetisi kasta tertinggi Italia.

Dominasi Awal AS Roma

Sejak peluit pertama dibunyikan, AS Roma sebenarnya tampil sangat menjanjikan. Skuad asuhan mereka langsung mengambil inisiatif serangan dan mengurung pertahanan Como. Hasilnya instan, laga baru berjalan 7 menit, wasit menunjuk titik putih setelah terjadi pelanggaran keras di kotak penalti Como.

Donyell Malen yang maju sebagai algojo menjalankan tugasnya dengan sangat dingin. Tendangan akuratnya ke pojok gawang gagal diantisipasi, membawa Giallorossi unggul cepat 1-0. Sepanjang sisa babak pertama, Roma terus menekan lewat sisi sayap, namun penyelesaian akhir yang kurang klinis membuat mereka gagal menambah keunggulan hingga jeda antarpemain.

Titik Balik dan Petaka Kartu Merah

Memasuki babak kedua, pelatih Como melakukan perubahan taktik dengan memasukkan pemain yang lebih berani memegang bola. Hasilnya terlihat pada menit ke-59. Melalui skema serangan balik cepat, Anastasios Douvikas berhasil lepas dari kawalan dan menceploskan bola untuk menyamakan kedudukan menjadi 1-1. Stadion pun bergemuruh menyambut gol penyeimbang tersebut.

Petaka bagi Roma benar-benar datang di menit ke-64. Wesley França melakukan pelanggaran keras yang dianggap fatal oleh wasit. Tanpa ampun, wasit langsung mengeluarkan kartu merah dari sakunya. Bermain dengan 10 orang dalam kondisi skor imbang membuat koordinasi permainan Roma berantakan. Mereka dipaksa bertahan total demi mengamankan satu poin.

Diego Carlos Santos Silva Jadi Pahlawan

Kalah jumlah pemain membuat lini tengah Roma bolong. Como yang unggul jumlah pemain terus membombardir pertahanan tim tamu. Puncaknya terjadi pada menit ke-79, Diego Carlos Santos Silva melepaskan tembakan spekulasi dari luar kotak penalti yang bersarang telak di pojok gawang Roma. Skor berbalik menjadi 2-1 untuk keunggulan tuan rumah.

Di sisa waktu pertandingan, Roma mencoba melakukan serangan sporadis untuk mencari gol penyeimbang, namun disiplinnya barisan belakang Como membuat setiap upaya mereka kandas. Hingga peluit panjang dibunyikan, skor 2-1 tetap bertahan untuk kemenangan dramatis Como.

Evaluasi dan Dampak Klasemen

Bagi AS Roma, kekalahan ini adalah pukulan telak. Kehilangan poin melawan tim promosi/papan bawah serta kehilangan pemain akibat kartu merah menjadi rapor merah bagi sang pelatih. Konsistensi menjadi masalah besar bagi Roma jika ingin bersaing di zona Eropa.

Sementara bagi Como, tambahan tiga poin ini sangat krusial untuk menjauh dari zona degradasi. Kemenangan atas tim besar seperti Roma dipastikan akan meningkatkan mentalitas bertanding mereka di laga-laga selanjutnya.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *