
TANGERANG – Persita Tangerang kembali menunjukkan performa impresif dalam lanjutan BRI Liga 1 musim 2025/2026. Bermain di hadapan pendukung sendiri di Indomilk Arena, Jumat (9/1/2026), skuad berjuluk Pendekar Cisadane sukses membungkam pemuncak klasemen sementara, Borneo FC, dengan skor meyakinkan 2-0. Kemenangan ini sekaligus memperpanjang tren positif Persita yang berhasil menyapu bersih empat laga terakhir dengan kemenangan.
Sejak peluit kick-off dibunyikan, tuan rumah langsung mengambil inisiatif serangan. Strategi pressing ketat yang diterapkan pelatih Carlos Pena terbukti ampuh mengejutkan lini pertahanan tim tamu. Pertandingan baru berjalan tiga menit, gemuruh suporter tuan rumah langsung pecah.
Mantan bek Borneo FC yang kini menjadi palang pintu andalan Persita, Javlon Guseynov, sukses mencatatkan namanya di papan skor. Berawal dari umpan matang Hokky Caraka, Javlon melepaskan tembakan keras jarak jauh yang gagal dihalau oleh kiper Nadeo Argawinata. Menariknya, sebagai bentuk penghormatan kepada mantan klubnya, pemain asal Uzbekistan tersebut memilih untuk tidak melakukan selebrasi berlebihan usai mencetak gol pembuka tersebut.
Tertinggal satu gol cepat membuat Borneo FC tersengat. Skuad Pesut Etam yang berstatus sebagai pemimpin klasemen berusaha bangkit dan menguasai lini tengah. Sejumlah peluang emas tercipta melalui kaki Maicon dan Juan Villa, namun ketangguhan Igor Rodrigues di bawah mistar gawang Persita menjadi tembok tebal bagi tim tamu. Penjaga gawang asing tersebut melakukan beberapa penyelamatan krusial, termasuk menggagalkan situasi satu lawan satu yang nyaris menyamakan kedudukan.
Memasuki babak kedua, intensitas permainan semakin tinggi. Borneo FC terus menggempur pertahanan tuan rumah demi mencari gol penyeimbang. Namun, disiplinnya lini belakang Persita membuat frustrasi para penyerang lawan. Alih-alih menyamakan skor, Borneo FC justru kembali kecolongan di penghujung laga.
Pada menit ke-86, petaka menghampiri tim tamu setelah Andrejic Aleksa dijatuhkan di dalam kotak terlarang oleh pemain bertahan Borneo, Mohammad Al-Husseini. Wasit tanpa ragu menunjuk titik putih. Aleksa yang maju sebagai eksekutor menjalankan tugasnya dengan dingin. Ia berhasil mengecoh Nadeo dan memastikan kemenangan Persita menjadi 2-0. Gol ini sekaligus “membunuh” harapan Borneo FC untuk mencuri poin di Tangerang.
Kemenangan ini memiliki arti vital bagi peta persaingan papan atas Liga 1. Tambahan tiga poin mendongkrak posisi Persita Tangerang ke peringkat lima klasemen sementara dengan koleksi 31 poin. Konsistensi Pendekar Cisadane dalam beberapa pekan terakhir menjadikan mereka salah satu tim yang patut diperhitungkan di putaran kedua ini.
Sementara itu, bagi Borneo FC, kekalahan ini menjadi sinyal bahaya. Meski masih bertengger di puncak klasemen dengan 37 poin, posisi mereka kini rawan tergusur oleh para pesaing terdekat seperti Persib Bandung dan Persija Jakarta yang terus mengintai dengan selisih poin yang semakin tipis.
Hasil ini membuktikan bahwa persaingan menuju gelar juara Liga Indonesia musim ini masih sangat terbuka dan penuh kejutan. Persita Tangerang telah mengirimkan pesan kuat bahwa mereka siap menjadi batu sandungan bagi tim-tim raksasa.