
Newcastle United tampil luar biasa saat bertandang ke markas Qarabag pada leg pertama babak play-off Liga Champions UEFA. Bermain penuh percaya diri, wakil Inggris tersebut sukses membungkam tuan rumah dengan skor telak 6-1. Hasil ini menjadi modal sangat besar bagi Newcastle untuk menatap leg kedua.
Pertandingan yang berlangsung sengit sejak menit awal langsung memperlihatkan perbedaan kualitas kedua tim. Newcastle tidak butuh waktu lama untuk membuka keunggulan. Pada menit ke-3, Anthony Gordon berhasil mencetak gol cepat yang membuat tim tamu unggul 1-0. Gol tersebut langsung membuat Qarabag berada di bawah tekanan.
Tak berhenti sampai di situ, Newcastle terus menggempur pertahanan Qarabag. Hasilnya terlihat pada menit ke-8 ketika Malick Thiaw sukses mencatatkan namanya di papan skor. Gol kedua ini semakin membuat tim tuan rumah kesulitan mengembangkan permainan.
Anthony Gordon kembali menjadi mimpi buruk bagi lini belakang Qarabag. Pada menit ke-32, ia mencetak gol keduanya dalam pertandingan ini. Performa Gordon benar-benar tak terbendung. Bahkan sebelum babak pertama berakhir, Newcastle kembali mendapat hadiah penalti. Gordon yang maju sebagai eksekutor sukses menjalankan tugasnya dengan baik pada menit ke-33 melalui titik putih.
Dominasi Newcastle belum berhenti. Di masa tambahan waktu babak pertama, tepatnya menit 45+1, tim tamu kembali mendapatkan penalti. Sekali lagi, Anthony Gordon menunjukkan ketenangannya dan mencetak gol keempatnya dalam laga ini, sekaligus membawa Newcastle unggul telak saat turun minum.
Memasuki babak kedua, Qarabag mencoba bangkit dan bermain lebih agresif. Upaya mereka akhirnya membuahkan hasil pada menit ke-54 lewat gol Elvin Cafarquliyev. Gol tersebut sempat memberikan sedikit harapan bagi tim tuan rumah untuk memperkecil ketertinggalan.
Namun Newcastle tetap tampil disiplin dan efektif. Mereka tidak panik meski kebobolan satu gol. Justru pada menit ke-72, Jacob Murphy menambah penderitaan Qarabag lewat gol keenam bagi Newcastle. Gol ini memastikan kemenangan besar bagi wakil Inggris tersebut.
Skor akhir 6-1 menjadi bukti nyata dominasi Newcastle sepanjang pertandingan. Anthony Gordon layak dinobatkan sebagai pemain terbaik setelah mencetak empat gol, termasuk dua melalui tendangan penalti. Performa kolektif Newcastle juga patut diapresiasi karena mampu memanfaatkan setiap peluang dengan maksimal.
Dengan hasil ini, Newcastle berada di atas angin jelang leg kedua. Qarabag kini harus bekerja ekstra keras jika ingin membalikkan keadaan, mengingat selisih lima gol bukan hal yang mudah untuk dikejar di kompetisi sekelas Liga Champions.
Kemenangan besar ini sekaligus menunjukkan bahwa Newcastle datang ke kompetisi Eropa dengan ambisi besar. Jika mampu mempertahankan konsistensi permainan seperti ini, peluang mereka untuk melangkah lebih jauh tentu semakin terbuka lebar.