
Persebaya Surabaya tampil luar biasa saat menghadapi Semen Padang dalam lanjutan Liga 1. Bermain penuh percaya diri, Bajul Ijo sukses pesta gol dengan kemenangan telak 7-0 pada pertandingan yang berlangsung sengit sejak menit awal. Hasil ini menjadi salah satu kemenangan terbesar Persebaya musim ini sekaligus memperlihatkan ketajaman lini serang mereka yang sulit dihentikan.
Sejak peluit babak pertama dimulai, Persebaya langsung mengambil inisiatif serangan. Tim tamu tampil agresif dan tidak memberi ruang bagi Semen Padang untuk mengembangkan permainan. Tekanan demi tekanan akhirnya membuahkan hasil pada menit ke-15 lewat gol Francisco Rivera. Gelandang kreatif asal Meksiko itu sukses memanfaatkan peluang di depan kotak penalti dan membawa Persebaya unggul 1-0.
Hanya berselang tiga menit, giliran Catur yang mencatatkan namanya di papan skor. Serangan cepat dari sisi kanan pertahanan Semen Padang membuat lini belakang tuan rumah panik. Penyelesaian akhir yang tenang membuat Persebaya memperlebar keunggulan menjadi 2-0.
Memasuki babak kedua, dominasi Persebaya semakin tidak terbendung. Bruno Moreira Soares mencetak gol ketiga pada menit ke-49 setelah menerima umpan matang dari rekannya di area penalti. Gol tersebut membuat mental pemain Semen Padang semakin menurun.
Petaka bagi Semen Padang terus berlanjut ketika Mihailo Perovic ikut mencatatkan gol pada menit ke-62. Penyerang asing Persebaya itu tampil efektif sepanjang laga dan membuat lini pertahanan lawan kewalahan menghadapi pergerakannya.
Tak berhenti sampai di situ, Bruno ParaÃba menjadi bintang utama dalam pertandingan ini. Striker asal Brasil tersebut mencetak hattrick melalui gol pada menit ke-67 lewat titik penalti, kemudian menambah dua gol lagi pada menit ke-73 dan 90+2. Ketajamannya benar-benar menjadi mimpi buruk bagi Semen Padang yang kesulitan mengimbangi tempo permainan Persebaya.
Di sisi lain, Semen Padang mengalami pertandingan yang sangat berat. Selain kesulitan membendung serangan lawan, mereka juga harus bermain dengan tekanan tinggi sepanjang laga. Situasi semakin buruk setelah Ade Kristiano menerima kartu merah pada menit ke-60 yang membuat tuan rumah bermain dengan 10 pemain. Kekurangan jumlah pemain membuat pertahanan Semen Padang semakin mudah ditembus.
Kemenangan besar ini menjadi bukti bahwa Persebaya sedang berada dalam performa terbaiknya. Kombinasi permainan cepat, penyelesaian akhir tajam, dan koordinasi antarlini yang solid membuat mereka tampil sangat dominan. Tambahan tiga poin juga sangat penting untuk menjaga posisi mereka di papan atas klasemen Liga 1.
Sementara itu, Semen Padang harus segera bangkit dan melakukan evaluasi besar-besaran setelah kekalahan menyakitkan ini. Mereka perlu memperbaiki lini pertahanan agar tidak kembali mengalami hasil buruk pada pertandingan berikutnya.