
Pertandingan antara Newcastle United dan PSV Eindhoven di St James’ Park menjadi sorotan utama penggemar Liga Champions pekan ini. Tuan rumah tampil dominan sejak menit pertama, menekan pertahanan PSV yang kesulitan membangun serangan. Magpies menunjukkan permainan cepat, kombinasi umpan pendek, dan pergerakan sayap yang merepotkan lawan.
Gol pertama tercipta pada menit ke‑8. Yoane Wissa berhasil memanfaatkan kesalahan dalam pertahanan PSV, melepaskan tembakan akurat dari dalam kotak penalti yang tak mampu dijangkau kiper. Keunggulan 1-0 ini langsung mengubah dinamika pertandingan, memberikan Newcastle kepercayaan diri untuk terus menekan dan mendikte tempo.
PSV mencoba merespons dengan serangan balik cepat, namun ketangguhan lini belakang Newcastle membuat setiap peluang lawan selalu terhenti sebelum berbahaya. Tuan rumah semakin percaya diri, memanfaatkan setiap celah yang muncul di pertahanan Eindhoven. Hasilnya, pada menit ke‑30, Anthony Gordon menggandakan keunggulan. Pemain sayap Newcastle ini memanfaatkan ruang di sisi kotak penalti dan melepaskan tembakan keras yang tidak bisa dihentikan, membuat skor menjadi 2‑0.
Memasuki babak kedua, PSV berupaya memperbaiki permainan. Mereka menambah tekanan melalui serangan kombinasi dan tendangan jarak jauh, tetapi Newcastle tetap disiplin, menjaga posisi lini belakang dengan rapat, dan memanfaatkan transisi cepat saat mendapatkan bola. Intensitas laga tetap tinggi, namun kontrol pertandingan tetap berada di tangan Magpies.
Gol ketiga muncul pada menit ke‑65 melalui aksi Harvey Barnes. Pemain asal Inggris ini melepaskan tembakan dari luar kotak penalti dengan teknik sempurna, menambah keunggulan Newcastle menjadi 3‑0. Gol ini sekaligus menutup peluang PSV untuk kembali ke dalam pertandingan, menegaskan superioritas tuan rumah.
Selepas gol ketiga, Newcastle tetap menjaga ritme dan penguasaan bola, memastikan tidak ada celah bagi PSV untuk membalikkan keadaan. Kombinasi disiplin defensif dan efektivitas serangan membuat tim tamu kesulitan menciptakan peluang berarti hingga peluit akhir.
Kemenangan 3‑0 ini mengokohkan posisi Newcastle di klasemen grup, memberi mereka modal penting untuk babak knockout. Sementara PSV harus mengevaluasi permainan, terutama koordinasi lini belakang dan penyelesaian peluang, untuk memperbaiki performa di laga berikutnya.